Rotasi Ban Ternyata Penting Dilakukan, Ini Alasannya

Rotasi ban menjadi salah satu perawatan yang harus dilakukan pemilik kendaraan agar komponen berumur panjang

Rotasi Ban Ternyata Penting Dilakukan, Ini Alasannya
Photo: Suzuki Indonesia

TRENOTO – Memerlukan perawatan berkala, rotasi ban menjadi salah satu upaya membuat si kulit bundar berumur panjang. Menukar posisi yang awalnya berada di depan menjadi di belakang, atau sebaliknya bisa membuat usia pemakaian lebih merata.

Untuk diketahui, usia ban depan akan lebih pendek dibandingkan dengan bagian belakang, karena berkaitan dengan pengereman dan manuver.

Jenis Ban yang Dapat Dirotasi

Tidak semua jenis dapat dirotasi. Khusus yang dapat dirotasi, pemilik harus menggunakan ban full size. Sementara untuk ban yang tidak bisa dirotasi yaitu berjenis temporary. 

Ban full size merupakan ban yang memiliki kesamaan dari segi bentuk, ukuran, dimensi, hingga pelek. Ban cadangan jenis full size juga dilibatkan untuk merotasi ban pada mobil. 

Berbeda dengan yang terpasang pada mobil, ban temporary biasanya memiliki pelek lebih kecil. Ban jenis ini biasanya digunakan sebagai cadangan.

Tujuan Rotasi Ban

Tujuan utama melakukan rotasi ban yaitu meratakan keausan. Ban yang memiliki tingkat keausan tidak merata akan berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

Tingkat aus yang berbeda disebabkan beban penggunaan ban depan dan belakang yang berbeda.

Apabila ban sudah mengalami keausan, akan mudah selip karena kondisi jalan licin dan jarak pengereman menjadi panjang. Hal ini tentu berbahaya bagi pengemudi mobil dan orang lain.

Artikel Terkait