Ruas jalan Astanaanyar Dibuka Setelah Terjadi Ledakan Bom

Ruas jalan Astanaanyar dibuka satu jalur setelah terjadi ledakan bom di polsek Astanaanyar, Kota bandung

Ruas jalan Astanaanyar Dibuka Setelah Terjadi Ledakan Bom
Photo: Antara

TRENOTO – Ruas jalan Astanaanyar di depan Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat telah dibuka kembali pagi hari tadi. Sebelumnya lokasi tersebut ditutup setelah adanya ledakan bom bunuh diri pada Rabu, 7 Desember 2022.

AKP Deden Juandi, Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung mengatakan bahwa pembukaan dilakukan untuk mencegah penumpukan arus kendaraan dari arah selatan. Dilansir dari Antara, pembukaan pun sementara hanya dilakukan satu jalur.

“Masih satu arah yang dibuka karena di depan Mako Astanaanyar masih banyak kendaraan petugas sedang membereskan TKP,” tegasnya.

Photo : Antara

Jalan Astanaanyar biasanya memang diberlakukan satu jalur dari selatan ke utara pada pukul 06.00-12.00 WIB. Namun setelah jam tersebut, kendaraan bisa melintas dua arah.

Sayangnya kebiasaan tersebut harus terhenti sementara setelah tragedi bom arus dua arah tidak memungkinkan. Pasalnya bahu jalan di depan Polsek Astanaanyar masih dipasang garis polisi.

Untuk itu, menurutnya polisi pun memasang water barier di jalan dari arah utara. Sehingga kendaraan dari arah utara pun tidak bisa melintas.

Menurutnya skema lalu lintas satu arah itu masih akan tetap diberlakukan hingga waktu yang belum ditentukan. Karena pihaknya pun masih menunggu petunjuk hingga tempat kejadian perkara sudah benar-benar kembali normal.

Baca juga : Viral, Puluhan Pemotor Terobos Jalan Tol Kelapa Gading-Pulogebang

“Kalau sudah ada petunjuk dan di TKP sudah clear baru kita buka dua arah,” tambahnya.

Ledakan bom di polsek Astanaanyar menyebabkan 11 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, 10 diantaranya adalah anggota kepolisian dan satu diantaranya meninggal dunia.

Sementara sisanya mengalami luka akibat terkena pecahan serta masih mendapat perawatan di Rumah Sakit.

Photo : TrenOto

Pelaku pun sudah teridentifikasi bernama Agus Sujarno. Ia adalah mantan narapidana Nusa Kambangan yang terlibat peristiwa bom Cicendo 2017 dan telah dibebaskan sejak tahun lalu.

“Pelaku pernah ditangkap karena peristiwa bom di Cicendo dan sempat dihukum penjara selama 4 tahun. Pada September 2021 Ia telah dibebaskan mesi tetap mendapat pantauan,” ungkap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Artikel Terkait