Sejarah Skutik di Indonesia, Auto Bikin Kangen

Mengenal sejarah skutik di Indonesia yang ternyata sudah ada sejak tahun 1960-an dan beberapa unitnya masih ada serta sehat

Sejarah Skutik di Indonesia, Auto Bikin Kangen
Photo: istimewa

TRENOTO – Motor matik yang banyak beredar di Indonesia saat ini ternyata memiliki sejarah panjang. Bahkan beberapa diantaranya sudah ada sebelum kita dilahirkan ke dunia.

Kendaraan dengan transmisi otomatis ini terus meraih popularitas seiring perkembangan zaman. Manufaktur mengembangkan motor matik dengan menggunakan bodi skuter dan sekarang kerap disebut skuter matik (skutik).

Sejarah skutik di Indonesia yang akan dibahas kali ini memiliki memori berkesan bagi banyak orang. Mulai dari motor pertama, hingga menjadi saksi hidup perjalanan mewarnai para pengguna skutik sejak zaman dahulu.

Motor matik pertama pernah hadir di Indonesia ternyata adalah Honda Sayur. Tidak diketahui dengan jelas nama asli kuda besi buatan Jepang tersebut, Honda Sayur begitu mereka mengenali kendaraan unik ini

Photo : istimewa

Honda Sayur dikatakan pertama kalinya hadir pada 1962. Motor matik pertama di Indonesia menjadi saksi sejarah pembebasan Irian Barat, pembukaan Asian Games IV di Jakarta dan siaran perdana Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Lalu motor matik selanjutnya yang dikenal sebagai skutik pertama di Indonesia adalah Vespa Corsa. Skutik tersebut hadir pertama kalinya pada 1991 dan diboyong oleh PT Dan Motor Vespa Indonesia (DAM).

Photo : 123RF

Vespa identik dengan motor mesin samping kanan dan suspensinya juga hanya pada satu sisi saja. Corsa menjadi populer karena menawarkan kepraktisan dalam penggunaannya sehari-hari.

Skutik selanjutnya yang juga menghiasi pasar otomotif Indonesia adalah Kymco. Motor asal Taiwan menawarkan Jetmmatic Trend 125 pada awal 2000-an.

Untuk mempromosikannya, mereka mengadakan perjalanan touring Jakarta – Bali nonstop selama 100 jam. Perjalanan tersebut berhasil masuk buku rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).

Pada era 2000-an, popularitas skutik di Tanah Air mulai menggeliat. Beberapa pabrikan Jepang memboyong produk andalannya seperti Yamaha yang menawarkan Majesty dan Glide.

Namun kedua motor tersebut di atas kurang populer sehingga tidak banyak unit yang terlihat di jalan.

Yamaha Nouvo bisa dibilang salah satu pemicu bangkitnya skutik di Indonesia. Nouvo merupakan produk impor dari Thailand dan dibawa masuk pada 2002. Generasi pertamanya dikenal dengan sebutan Lele.

Photo : istimewa

Usai Nouvo, Yamaha Mio hadir dengan menawarkan sesuatu yang berbeda. Skutik berbodi mungil dan memiliki dek lebar sehingga kaki lebih leluasa bergerak.

Mio menjadi skutik paling laris pada masanya sehingga membuat pabrikan berlambang Garpu Tala berbunga-bunga. Larisnya skutik tersebut membuat Honda tertarik untuk memberikan perlawanan.

Pada 2006, PT Astra Honda Motor meluncurkan skutik pertamanya yakni Vario. Kemudian segmen ini semakin gemuk karena dianggap lebih praktis dan efisien.

Tidak hanya Honda dan Yamaha, Suzuki juga ikut bermain pada segmen skutik melalui Spin 125. Sayangnya Suzuki Spin 125 tidak terlalu disukai karena mesin besarnya lebih boros bahan bakar.

Tren penggunaan skutik di Indonesia juga terus meluas, tidak hanya disukai kaum Hawa namun memikat kaum Adam. Hingga kini pasarnya mendominasi di Tanah Air dan mencapai 87.51 persen berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)

Artikel Terkait