Street Race Ancol Akan Pindah ke Sirkuit Formula E

Selain ajang balap resmi, sirkuit Formula E rencananya akan digunakan untuk menyelenggarakan street race

Street Race Ancol Akan Pindah ke Sirkuit Formula E
Photo: Antara

TRENOTO –  Mendapat respon positif dari masyarakat, ajang balap jalanan atau street race nantinya akan menggunakan sirkuit Formula E. Hal itu disampaikan Bambang Soesatyo selaku Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Ancol, Jakarta Utara.

"IMI DKI mungkin nanti bisa bantu menjelaskan. Sebelum Formula E berlangsung, lokasi (street race) akan tetap berlangsung di sini (Ancol). Tapi setelah Formula E, akan kami pindahkan ke dalam. Akan kami bikin rutin," kata Bamsoet, Rabu (19/1/2022).

Meski demikian, pria yang menjabat sebagai Ketua MPR RI tersebut enggan berkomentar lebih detail terkait pembangunan sirkuit Formula E dan kapan mulai digunakan. Ia menegaskan, hal tersebut merupakan wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta serta PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Kami hanya sebagai regulator dan tidak terlibat dalam hal yang sifatnya teknis. Tapi kabar terakhir sirkuitnya ada di daerah sini (sekitar Ancol)," tuturnya.

Menjadi ajang balap jalan perdana yang dilaksanakan secara resmi oleh pihak kepolisian, terdapat ratusan peserta balap meski tak ada hadiah yang disediakan untuk pemenang.

Banyaknya peminat membuat Polda Metro Jaya berencana menambah jumlah peserta pada penyelenggaraan berikutnya. Rencananya, balap akan dilangsungkan pada Februari 2022 dengan jumlah peserta lebih besar.

Photo : pribadi

"Bapak Kapolda Metro Jaya mengatakan bila bulan depan akan dibuka street race di kawasan Bekasi dan BSD," kata Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, pendaftaran Latihan Bersama atau Latber Street Race dibuka secara daring melalui portal loket.com. Harus membayar Rp100 ribu, peserta sudah mendapatkan tiket masuk kawasan Ancol serta asuransi.

Latihan ini menggunakan konsep drag race dengan trek sepanjang 500 meter dan 300 meter untuk pengereman. Terdapat tujuh kelas yang digelar, yakni matik 4 tak, sport 2 tak, kelas sunmori, bebek 2 tak, bebek 4 tak, kelas FFA serta sport 4 tak.

“Jadi ini tajuknya adalah latihan bersama, bukan lomba, makanya kita tidak lihat juara 1, 2, 3. Yang penting mereka bisa narik saja, tidak hitung waktu dan lain-lain,” ujar Sambodo.

Artikel Terkait