Street Race Untuk Komunitas Mobil Siap Digelar Kepolisian

Melihat suksesnya street race khusus kendaraan roda dua, komunitas mobil meminta fasilitas serupa pada Polda Metro Jaya

Street Race Untuk Komunitas Mobil Siap Digelar Kepolisian
Photo: BMW Indonesia

TRENOTO – Polda Metro Jaya resmi menggelar balap jalanan semi resmi atau street race di Kawasan Taman Impian Jaya Ancol beberapa waktu lalu. Berjalan cukup sukses, hal ini ternyata mengundang minat komunitas mobil.

Dalam keterangan resminya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo selaku Dirlantas Polda Metro Jaya menyebut mereka yang biasa balap liar di kawasan Senayan juga minta difasilitasi.

“Komunitas balap mobil juga sudah sampaikan ke saya minta dibuatkan juga karena penggemar balap mobil di Jalan Asal Afrika, Jalan Pemuda, TVRI cukup banyak,” katanya dilansir NTMC Polri.

Melihat hal ini, Sambodo menegaskan pihaknya memiliki rencana untuk menggelar acara serupa khusus mobil. Meski demikian, pihaknya perlu mencari lokasi yang lebih lebar untuk faktor keamanan pembalap dan penonton.

“Tentu akan kita perhatikan, untuk balap mobil harus butuh area, panjang sama tapi lebih lebar, paling enggak satu lintasan 4 meter, butuh jalan paling enggak 8 meter demi keamanan,” ujar Sambodo.

Alasan utama pihak kepolisian menyelengarakan balapan motor lebih dulu dibandingkan mobil adalah populasi dan kegiatan tingginya peminat.

“Peminat mobil sama motor jauh lebih banyak motor, jadi kita dahulukan yang peminatnya banyak,” tutupnya.

Untuk diketahui, besarnya peminat street race pada sepeda motor membuat Polda Metro Jaya berencana menambah jumlah peserta pada penyelenggaraan berikutnya. Rencananya, balap akan dilangsungkan pada Februari 2022 dengan jumlah peserta lebih besar dan lokasi berbeda.

Tercatat gelaran Street Race Polda Metro Jaya, berhasil mendatangkan 350 pebalap jalanan dan lebih dari 1.500 orang penonton di kawasan Ancol.

Photo : NTMC Polri



Untuk bisa mengikuti Latihan Bersama (Latber) Street Race Polda Metro Jaya, peserta dipungut biaya Rp100 ribu. Adapun biaya tersebut digunakan untuk membayar tiket masuk ancol baik orang maupun motornya beserta asuransi.

Event ini bisa dibilang ajang balap motor semi resmi. Dikarenakan aturan yang harus diikuti para pebalap cukup sederhana seperti menggunakan helm full face, sepatu dan sarung tangan.

Para pebalap tidak perlu menggunakan wearpack dan pelindung lainnya. Panjang lintasan balap juga 500 meter yang tidak ada di aturan balap resmi manapun di dunia.

Namun pada ajang ini para pebalap jalanan harus beradaptasi dengan sistem start model Staging light atau biasa dikenal dengan christmas tree.

Artikel Terkait