Tilang Elektronik di Bali Berlaku Maret 2022, Simak Lokasinya

Tilang Elektronik di Bali akan mulai diterapkan Maret 2022 pada beberapa lokasi dan akan terus bertambah ke depannya

Tilang Elektronik di Bali Berlaku Maret 2022, Simak Lokasinya
Photo: 123RF

TRENOTO – Tilang elektronik di Bali akan mulai diberlakukan pada Maret 2022. Ditlantas Polda Bali bakal menerapkannya di sejumlah ruas jalan pulau Dewata tersebut.

Hadirnya tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di Indonesia dinilai cukup berhasil. Teknologi tersebut efektif mengubah perilaku pengendara pengguna jalan.

Berdasarkan hasil positif tersebut pihak Kepolisian mulai memberlakukan tilang elektronik di sejumlah daerah. Beberapa kamera pengintai disiapkan untuk memantau kondisi jalan.

Pada Januari, Polda setempat menyematkan sejumlah kamera di 9 titik kota Palembang, Sumatera Selatan. Kamera-kamera tersebut nantinya akan mengirimkan data ke server di RTMC Ditlantas Polda Sumatera Selatan untuk diproses lebih lanjut.

Lalu tilang elektronik juga mulai diterapkan di kota Cirebon, Jawa Barat. Setidaknya terdapat 10 kamera CCTV yang ditempatkan di 6 ruas jalan kota Udang tersebut.

Polda Bali sejatinya sudah menerapkan tilang elektronik pada pekan lalu. Namun pelaksanaannya terpaksa ditunda karena beberapa hal.

“Memang rencananya 18 Februari ini, namun diundur. Ada penundaan sebentar arahan Korlantas Polri, biar lebih matang persiapannya,” ucap Kompol Rahmawati Ismail, Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Bali seperti dikutip NTMC Polri dalam laman resminya.

Photo : 123RF

Ia mengatakan bahwa tilang elektronik akan diterapkan secara bertahap. Lokasi pertama adalah Simpang Buagan atau tepatnya di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Teuku Umar.

Lebih lanjut Ia menjelaskan jika kamera CCTV di jalan tersebut sudah siap. Bahkan berbagai perangkatnya sudah mulai diuji coba sejak akhir tahun 2021.

“Sudah tahap sosialisasi dan uji coba. Jadi sudah siap untuk digunakan dan sudah bisa melakukan pengiriman surat konfirmasi,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan jika persiapan personel yang bertugas juga sudah siap menjalankan tilang elektronik.

Segera setelah sistem di Simpang Buagan beroperasi, Rahmawati memastikan bahwa lokasi kamera akan bertambah. Adapun lokasi kedua di pulau Bali akan berada di kawasan Nusa Dua.

Lokasi ini dikatakan sekaligus menyambut pelaksanaan Presidensi G20. Nantinya lokasi tersebut akan dilalui banyak kendaraan dari para petinggi negara.

“Kami baru ajukan permintaan dari Polda Bali ke Korlantas untuk kesiapan kegiatan itu. Memang ini ke depannya rencananya akan diperbanyak dan disempurnakan secara bertahap,” jelasnya kemudian.

Artikel Terkait