Tol Bocimi Seksi 2 Rampung Akhir 2022

Tol Bocimi Seksi 2 selesai dibangun pada akhir 2022 sehingga diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas

Tol Bocimi Seksi 2 Rampung Akhir 2022
Photo: BPJT
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 23 September 2022 | 19:55 WIB

TRENOTO – Pembangunan jalan tol di Indonesia masih terus digenjot pengerjaaannya agar dapat selesai sesuai target. Salah dari tol yang saat ini pekerjaannya dipercepat adalah tol Bogor Ciawi-Sukabumi atau biasa disebut Bocimi.

Saat ini tol Bocimi tengah memasuki pengerjaan Seksi 2 ruas Cigombong - Cibadak sepanjang 11.9 km dengan progres konstruksi 86 persen. Pekerjaan tersebut ditargetkan dapat rampung pada Desember 2022.

Basuki Hadimuljono, Menteri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan bahwa setelah Seksi 2 selesai maka fokus pembangunan akan berpindah. Pasalnya masih ada seksi 3 ruas Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13.7 km yang harus selesai pada 2024 kemudian dilanjutkan ke seksi 4.

Photo : BPJT

Bila pembangunan sudah rampung maka masyarakat akan merasakan banyak manfaat. Salah satunya adalah teratasinya masalah kemacetan ke arah Sukabumi bahkan hingga Pelabuhan Ratu di Pantai Selatan Jawa.

“Semua ruas ini semoga selesai tahun 2024 sampai dengan minimal Sukabumi Barat. Artinya sudah melewati titik kemacetan yang parah di Pasar Cibadak,” ungkap Basuki.

Rencananya jalan tol Ciawi - Sukabumi memiliki 4 seksi dengan total panjang keseluruhan 54 km. Saat ini Seksi 1 Ciawi - Cigombong sepanjang 15,35 km sudah beroperasi sejak Desember 2018 sementara seksi 2 sudah hampir rampung.

Kemudian Seksi 3 Cibadak - Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km telah dilakukan pembebasan lahan sebesar 42.07 persen. Sedangkan Seksi 4 ruas Sukabumi Barat - Sukabumi Timur sepanjang 13.05 km dengan progres pembebasan lahan 9.59 persen.

Photo : @kemenPUPR

Ruas Tol Cigombong - Cibadak akan terkoneksi oleh wilayah Bogor kemudian terhubung dengan ruas tol Jagorawi. Koneksi tersebut dapat mengurangi waktu tempuh dari Jakarta menuju Sukabumi yang sebelumnya 4 sampai 5 jam menjadi 2 jam lebih cepat.

Ruas tol ini diharapkan menjadi alternatif penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar kawasan Lido, Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Ujung Genteng hingga Geopark Ciletuh. Selain itu konektivitas perekonomian masyarakat dari sektor industri, barang dan jasa akan menjadi lebih baik karena seluruhnya telah terhubung dengan jalan tol.

Artikel Terkait