Jokowi Sunat Jumlah Penonton MotoGP Mandalika 2022

Jokowi Sunat jumlah penonton MotoGP Mandalika 2022 karena isu kasus covid yang terus meningkat di Indonesia khususnya NTB

Jokowi Sunat Jumlah Penonton MotoGP Mandalika 2022
Photo: Presidenri.go.id

TRENOTO – Presiden Joko Widodo memangkas jumlah penonton MotoGP Mandalika 2022. Sejatinya 100 ribu penonton akan diperbolehkan untuk menyaksikan ajang balap motor paling populer tersebut.

Meningkatnya kasus covid-19 varian omicron di Indonesia menjadi salah satu alasan disunatnya jumlah penonton. Hajatan balap motor yang dilangsungkan 18 – 20 Maret 2022 hanya bisa menampung 60 ribu penonton saja.

Jokowi memutuskan hal ini dalam Rapat Terbatas Evaluassi PPKM bersama sejumlah menteri pada Minggu. Adapun keputusan Presiden disampaikan oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator bidang Perekonomian.

“Arahan bapak Presiden terkait Mandalika yang semula penontonnya 100 ribu, maka akan diturunkan menjadi 60 ribu. Mengingat situasi yang ada saat sekarang,” kata Airlangga seperti dikutip Antara dari Sekretariat Presiden.

Jokowi memutuskan untuk menurunkan jumlah penonton MotoGP Mandalika 2022 terkait situasi terkini di Lombok. Baik kasus aktif Covid-19 hingga tingkat vaksinasi di Kabupaten Lombok Tengah maupun NTB menjadi perhatian.

Kabupaten Lombok Tengah disebutkan tingkat vaksinasi covid-19 dosis pertama sudah mencapai 91.5 persen. Dosis kedua 74 persen dan dosis ketiga atau booster baru 1.2 persen.

Sementara secara keseluruhan di NTB tingkat vaksinasi covid dosis pertama 91.4 persen, kedua 65.3 persen dan penguat atau booster 2.6 persen.

“Tentunya dari segi jumlah kasus aktif di NTB terdapat 3.200 dengan BOR (Tingkat Keterisian Rumah Sakit) adalah 20 persen. Angka ini di bawah nasional,” tuturnya.

MotoGP Mandalika 2022

Seperti telah disebutkan di atas, MotoGP Mandalika 2022 akan dimulai pada 18 – 20 Maret 2022. Mandalika akan menjadi tuan rumah kedua setelah Qatar yang menggelar balapan malam hari.

Sirkuit Mandalika saat ini tengah menjalani pengaspalan ulang. Hal ini dilakukan setelah mendapat protes dari beberapa pebalap dan menjadi viral di berbagai media internasional.

Masuk di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika memiliki pemandangan alam yang mengagumkan. Hal ini diakui oleh seluruh pebalap MotoGP yang berada di sana.

Namun lain halnya dengan lintasan balap, karena mereka mengalami masalah serius dengan kondisi aspal yang dikatakan salah desain. Semoga saja proses perbaikan sirkuit bisa tepat pada waktunya.

Artikel Terkait