Lin Jarvis Ungkap Bakal Pensiun dari MotoGP

Lin Jarvis mengungkapkan bahwa dirinya akan pensiun dari MotoGP yang telah membesarkan namanya selama ini

Lin Jarvis Ungkap Bakal Pensiun dari MotoGP
Photo: MotoGP

TRENOTO – Selain Fabio Quartararo yang dikabarkan akan hengkang dari tim Yamaha MotoGP, Lin Jarvis yang menjabat sebagai Managing Director juga berniat pensiun. Ia bakal meninggalkan dunia yang membesarkan namanya.

Pria berumur 64 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dalam dua atau tiga tahun ke depan, dirinya akan mengucapkan selamat tinggal pada dunia balap juga Yamaha. Hal ini dikatakan merupakan salah satu target hidupnya yang telah mengabdi selama 20 tahun.

Seperti diketahui, di bawah kepemimpinannya pabrikan motor berlambang Garpu Tala tersebut cukup berprestasi. Namun belakangan, prestasinya mulai meredup bahkan seperti hilang ditelan bumi.

Yamaha terakhir kalinya mengantarkan pebalapnya menjadi juara dunia melalui Jorge Lorenzo pada 2015. Lalu si Biru (warna identiknya) hanya menjadi penonton di MotoGP selama bertahun-tahun.

Bahkan jebloknya prestasi pabrikan motor asal Jepang tersebut membuat Rossi merasa yakin untuk pensiun. Rossi merasa dirinya tidak sanggup lagi mengembangkan performa motor sehingga kalah dengan pebalap muda.

Bahkan pasukan Iwata tersebut harus menelan malu karena pada 2020 mereka diputuskan bersalah karena menggunakan katup tidak sesuai aturan. Atas insiden tersebut mereka mendapat pengurangan poin.

Photo : MotoGP

Luka mereka selama bermusim-musim terobati oleh Fabio Quartararo yang menjadi juara dunia MotoGP 2021. Mereka semakin berbunga-bunga karena meraih prestasi di tengah kesulitan yang mereka alami.

“Saya lelah, pandemi covid-19 telah memberikan saya banyak pekerjaan tambahan. Di saat yang sama, beberapa kesenangan hilang, kami tidak bisa pergi ke restoran, ada banyak batasan dan tidak bisa mengundang tamu,” kata Jarvis seperti dikutip Tuttomotori.

Ia hingga saat ini sudah berhasil mencetak sembilan gelar di MotoGP. Tiga bersama Valentino Rossi, dua bersama Jorge Lorenzo dan terakhir mengawal Fabio Quartararo.

Meskipun dikabarkan akan pensiun, namun dirinya masih memiliki target yang akan dituntaskan bersama Yamaha. Setidaknya hal inilah yang akan membuat pihak pabrikan bisa tenang untuk sementara.

“Saya masih termotivasi untuk melakukan pekerjaan saya. Tetapi hasil yang baik adalah kuncinya, saya sudah berumur 64 tahun dan sepertinya masih memiliki tiga atau empat tahun lagi, targetnya mendapatkan gelar kesepuluh,” ungkapnya.

Artikel Terkait