Marquez Turun Gunung, Mulai Kebut-kebutan Lagi

Marc Marquez turun gunung setelah menepi lebih dari tiga bulan untuk memulihkan kondisi tulang tangan kanannya

Marquez Turun Gunung, Mulai Kebut-kebutan Lagi
Photo: @marcmarquez93

TRENOTO – Marc Marquez akhirnya kembali ke lintasan setelah menepi berbulan-bulan lamanya. Marquez turun gunung setelah kondisinya mulai membaik belakangan ini.

Untuk kali pertamanya Marquez turun ke lintasan balap menggunakan motor. Ia mundur sementara dari ajang MotoGP usai menjalani balapan di Mugello, Italia musim lalu.

Keputusan untuk menepi sementara ditempuh karena dirinya berniat mengembalikkan performa. Ia merasa ada yang aneh tangan kanannya telah beberapa kali di operasi.

Photo : @marcmarquez93

Setelah menjalani operasi untuk kesekian kalinya, Marquez menepi lebih dari tiga bulan lamanya. Pembalap berusia 29 tahun tersebut telah melakukan CT scan baru-baru ini dan akhirnya diperbolehkan riding kembali.

Pada Rabu (31/08), Marquez mulai turun gunung dengan menyambangi sirkuit Aragon, Spanyol. Ia menunggangi Honda CBR600RR di sirkuit gokart Aragon.

Aksinya tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadinya. Terpancar aura keceriaan dari wajah pemegang gelar juara dunia delapan kali.

“Hari ini saya tidak bisa berhenti tersenyum. Setelah melalui banyak upaya, saya akhirnya bisa kembali menunggangi sepeda motor,” tulis Marquez.

Baca juga : Honda Kangen Marquez di MotoGP

Lebih lanjut Ia mengucapkan terima kasih untuk seluruh pihak yang telah mendukungnya selama ini.

Honda yang ditinggal Marquez bak malam tanpa bintang. Para pembalapnya tidak bisa mempersembahkan kemenangan bahkan podium sekalipun.

Baik Stefan Bradl, Pol Espargaro, Alex Marquez hingga Takaaki Nakagami tidak bisa memberikan podium pada pabrikan berlambang sayap mengepak tersebut.

Espargaro yang hijrah dari KTM diharapkan bisa memberikan kejutan. Ternyata adik dari Aleix Espargaro tersebut bahkan semakin terpuruk belakangan ini.

Photo : @marcmarquez93

Kedua pembalap satelit Honda berulang kali terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Takaaki Nakagami yang digadang-gadang bisa mencetak prestasi membanggakan justru dicibir karena cara membalapnya terlalu agresif.

Bradl sendiri yang ditugaskan menggantikan Marquez tidak bisa berbuat banyak. Rider asal Jerman ini bahkan tidak lebih baik dari Espargaro pada MotoGP Austria 2022.

Dirinya berharap Marquez bisa cepat kembali ke lintasan dan mencetak prestasi bagi Honda.

“Hal yang paling penting adalah proses rehabilitasnya mengalami kemajuan. Jika saya harus menunggu seminggu lagi maka begitulah adanya,” tutur Marquez seperti dikutip Speedweek.

Artikel Terkait