Motor Listrik Gebrak Street Race Polda Metro Jaya

Motor listrik gebrak street race polda metro jaya akhir pekan lalu yang merupakan hasil garapan Petrikbike

Motor Listrik Gebrak Street Race Polda Metro Jaya
Photo: Pribadi

TRENOTO – Ajang Street Race Polda Metro Jaya yang digelar akhir pekan kemarin, ada pemandangan yang tidak biasa. Tiga unit motor listrik gebrak Street Race dan memberikan warna tersendiri di gelaran drag bike semi resmi tersebut di kawasan Ancol, Jakarta Utara (16/01/2022).

Seperti telah diwartakan sebelumnya bahwa event latber Street Race Polda Metro Jaya berlangsung sukses. Tercatat 350 peserta ikut meramaikan acara dan ribuan penonton memadati kawasan Ancol tersebut.

Acara yang digelar dengan niatan untuk menghapus kegiatan balap liar ini ke depannya akan menyasar lebih banyak tempat. Setelah Ancol, disebutkan Street Race akan menyambangi kawasan BSD.

Kabar terbaru bahkan mengatakan Street Race akan digelar di Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Motor Listrik di Street Race Polda Metro Jaya

Adalah PetrikBike yang memboyong tiga unit motor listrik di ajang garapan Polda Metro Jaya akhir pekan silam. Bengkel tersebut sejak 2015 menangani berbagai macam kendaraan roda dua bertenaga listrik.

“Tujuan kami di sini adalah untuk memperkenalkan ke orang-orang bahwa ada lho motor listrik kencang. Kita ingin membuka gebrakan baru niatnya supaya teman-teman lain nantinya mengikuti,” ucap Ady Siswanto, Penggawa PetrikBike (16/01/2022).

Photo : Pribadi

Tiga unit motor listrik yang diboyongnya memiliki karakter yang berbeda-beda. Dua motor menggunakan gaya drag bike, bahkan salah satunya menggunakan rangka alumunium.

Sementara satunya lagi menggunakan gaya trail lengkap dengan ban pacul alias offroad.

Street Race Polda Metro Jaya yang digelar sejak pagi hari menjadi ajang pembuktian unit racikan PetrikBike. Sayang salah satu motor listriknya mengalami masalah sehingga tidak bisa melanjutkan balapan.

“Biasanya kita ikut event drag race resmi Lanud Rumpin. Untuk frame alumunium pakainya (dayanya) 4 kW satunya lagi 3 kW,” jelasnya.

Photo : Pribadi

Ia mengatakan bahwa motor yang bisa menghasilkan daya 4 kW setara dengan kelas Kawasaki Ninja standar. Sementara untuk unit satunya lagi biasa berhadapan dengan skutik bore-up.

Di ajang balap drag bike resmi, catatan waktu terbaiknya adalah 7.5 detik untuk motor berdaya 4 kW. Sedangkan unit bertenaga 3 kW membukukan waktu 8 detik.

Meskipun dirakit secara lokal, namun komponen yang digunakan pada motor-motor buatannya merupakan impor dari luar negeri. Komponen seperti baterai, controller dan dinamo seluruhnya impor dari China.

Artikel Terkait