Sirkuit Mandalika Bebenah Jelang MotoGP

Sirkuit Mandalika akan mendapat beberapa sentuhan baik pada akses masuk maupun beberapa fasilitas di dalam sirkuit

Sirkuit Mandalika Bebenah Jelang MotoGP
Photo: Antara

TRENOTO – Sirkuit Mandalika akan mendapat beberapa pembenahan jelang ajang MotoGP yang akan digelar pada Maret 2022. Sirkuit jalanan tersebut setidaknya akan mendapat sentuhan pada sektor sarana dan prasarana.

Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto selaku Komandan Lapangan Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022, akan fokus pada pembenahan akses menuju sirkuit.

“Sarana dan prasarana juga kita terus benahi di antaranya adalah membuka lima pintu masuk menuju Mandalika,” kata Hadi seperti dikutip Antara.

Seperti dikatakan mantan Panglima TNI tersebut di atas, setidaknya akan ada lima masuk menuju sirkuit. Adapun aksesnya melalui di bawah ini.

  • Pelabuhan Gili Mas
  • Pelabuhan Bangsal
  • Pelabuhan Lembar
  • Pelabuhan Kayangan
  • Bandara Internasional Lombok

Ia menyebutkan bahwa pengembangan dilakukan demi memberikan kenyamanan bagi para penonton MotoGP dari luar Lombok. Selain menikmati balapan, nantinya para pengunjung bisa menikmati Mandalika sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Bandara Internasional Lombok, bisa didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 maupun 747. Sehingga dukungan logistik juga tidak ada masalah karena enam pesawat bisa parkir di apron yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Kelima pintu masuk yang sudah dipersiapkan, disiapkan shuttle bus menuju sirkuit Mandalika. Sehingga pengunjung bisa lebih terkordinir untuk menyambangi sirkuit.

Selain itu, pihaknya juga akan membenahi kawasan sirkuit. Pembangunan paddock, pit building dan lintasan sirkuit juga mendapat perhatian.

“Juga akan disiapkan untuk penonton adalah grand stand yang kapasitasnya kita siapkan 50 ribu. Jadi baik penonton yang premium maupun reguler kita siapkan, itu di luar royal box,” tutur Hadi.

Photo : Antara

KEK Mandalika yang terletak di antara bukit-bukit, memungkinkan adanya penonton dari atas alias gratisan. Namun dikatakan pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut.

“Nanti akan kita tata dan akan kita beri tiket untuk masuk. Kemarin sudah kita bicarakan dengan Bupati, kemudian kepala desa dan dari ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation),” ungkapnya.

Dengan banyaknya jumlah penonton, tentunya harus diimbangi dengan ketersediaan jumlah penginapan. Terkait hal ini, Hadi juga mengatakan sudah menyiapkan segala kebutuhannya.

“Hotel atau kamar yang ada di Lombok kurang lebih hanya 29 ribu. Sehingga kita juga berupaya untuk membangun homestay di wilayah-wilayah dekat Mandalika, termasuk mendatangkan cruise yang memiliki kapasitas 2 ribu,” tutupnya.

Artikel Terkait