Sirkuit Mandalika Masih Kejar Syarat Homologasi dari FIM

Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara barat (NTB) masih melakukan sejumlah finalisasi untuk mendapatkan homologasi dari FIM

Sirkuit Mandalika Masih Kejar Syarat Homologasi dari FIM
Photo: istimewa

TRENOTO – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) masih melakukan finalisasi untuk mendapatkan homologasi sirkuit. Sirkuit Mandalika sebagai calon tuan rumah ajang World Superbike (WSBK) dan MotoGP 2022 ini harus mendapatkan lisensi sebelumnya.

Diketahui bahwa Pertamina Mandalika Street Circuit akan menggelar ajang WSBK pada 19 – 21 November 2021. Namun jika sirkuit yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut belum di homologasi, maka jangan harap ada balapan internasional di sana.

Homologasi pada dasarnya dilakukan oleh FIM untuk menentukan apakah sirkuit aman dan layak untuk menggelar balapan. Tidak hanya trek, namun sarana pendukung sirkuit juga harus disediakan sesuai ketentuan.

Sirkuit Mandalika memiliki lintasan dengan panjang 4.3 kilometer. Menjadi menarik karena Mandalika merupakan kawasan wisata yang memiliki pemandangan menakjubkan.

MGPA selaku selaku penyelenggara mengatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan finalisasi terkait homologasi. Pengerjaan juga terus dilakukan demi bisa menggelar balapan sekelas internasional.

Disebutkan bahwa lintasan balap sepenuhnya sudah selesai dikerjakan. Proses yang masih berjalan saat ini adalah menyiapkan sarana pendukung.

Photo : antara

“Kami sudah menyiapkan hal itu, mana yang kurang dan ini sedang kami siapkan semua. Saat ini ada proses yang namanya pengecatan sirkuit, washing sirkuit (pembersihan) itu akan menjadi tahap akhir dan race control yang sedang diinstal,” ucap Happy Harianto, Chief Strategic and Communication MGPA, seperti dikutip Antara.

Lalu pertanyaan selanjutnya adalah kapan tenggat waktu yang diatur oleh FIM pada sebuah sirkuit yang ingin menjadi tuan rumah? Ajang WSBK 2021 di Mandalika sendiri terhitung hanya tinggal menghitung hari.

“Homologasi pada prinsipnya seminggu sebelum balapan digelar. Aturan itu berlaku untuk seluruh sirkuit di seluruh dunia yang mau menggelar balapan kelas dunia,” jelasnya kemudian.

Dikatakan lebih lanjut bahwa FIM dan Dorna selaku pemegang hak komersial WSBK dan MotoGP, selalu mendapatkan laporan progres pekerjaan sirkuit.

Pada April lalu, pihak Dorna yang diwakili Carlos Ezpeleta selaku Managing Director Dorna Sport dan Franco Uncini dari FIM telah melakukan inspeksi langsung.

Homologasi FIM untuk sebuah sirkuit diketahui menilai beberapa aspek. Namun yang paling utama adalah aspal, area run-off, dan pagar pembatas di trek.

Lalu pendukungnya antara lain seperti pit, paddock building, pusat medis, helipad, dan ketersediaan rumah sakit di dekat sirkuit.

Artikel Terkait